Sabtu, 29 Juli 2017

Miris!! Seorang Guru Pendidikan Agama di Parepare Dipidana Karena Suruh Shalat Muridnya


Parepare, Kabarsatu --Kasus dipidananya salah seorang guru di Parepare, saat ini menjadi sangat viral. Seorang guru mata pelajaran agama itu divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Parepare, karena dituding memukul siswa yang tidak mau mengerjakan sholat zduhur.

Saat itu juga protes meluas. Solidaritas para pendidik dan guru diuji. Organisasi pendidik dan keguruan ditagih perannya. Namun yang pertama mengambil inisiatif ialah Gerakan Save bu Darma. Kemarin, telah duduk bersama para aktivis dari Pemuda Muhammadiyah, Kopera, IGI dan PGHI, serta Komunitas Parependen. Mereka menginisasi gerakan ini.

"Pemuda Muhammadiyah dan seluruh perangkat elemen yang ada disini, menegaskan diri mengawal kasus ini. Bu Darma tidak sendiri," tegas Ketua Pemuda Muhammadiyah Parepare, Yadi Arodhiskara.

Kemudian, Ketua Kospera Muh Nasir Dollo yang sedari awal mengawal kasus ini, menyebut sejumlah kejanggalan dalam vonis guru bersahaja tersebut. Dosen FH Umpar itu akan menempuh seluruh jalan untuk mementahkan vonis bu Darma. "Citra Parepare sebagai kota peduli pendidikan makin tercoreng," kritiknya.

Pegiat Parependen yang juga aktivis PM, Ahmad Kohawan menyebut, solidaritas para guru tengah diuji dengan adanya kasus ini. Dia mengajak para guru dan aktivis sosial mengawal bu Darma Jumat siang, saat akan mengambil salinan putusan di PN Parepare.

"Apalagi yurisprudensi MA jelas menyebutkan guru tidak bisa dipidana karena mendisiplinkan siswa. Disini, peran PGRI dan organisasi guru lainnya ditagih," tegas kandidat doktor Universitas Hasanuddin itu.

Bu Guru Darma sendiri terharu dengan gerakan dukungan atas kasus yang menimpa dirinya ini. Dia tidak membantah telah memukul siswa. Namun itu bukanlah tanpa alasan sama sekali. Bu Guru Darma juga bukan tipe guru 'killer'. SMA ini memang mewajibkan untuk mengerjakan sholat duhur berjamaah pada waktunya.

"Nah siswa ini paling bandel dan banyak celoteh saat diingatkan untuk mengerjakan sholat. Namanya juga kita pihak sekolah ingin agar siswa kita disiplin, jadi lengannya saya pukul. Namun sama sekali tidak keras sehingga keliru jika disebut berbekas dan harus sampai dirawat di puskesmas," urainya.

Beliau juga mementahkan tudingan yang menyebut dirinya memukul siswa memakai sepatu berulang-ulang kali. Setelah kejadian itu, bu guru Darma mengaku didatangi salah satu oknum LSM. Dia marah-marah, lalu banting ID Card didepan para guru.

Sumber : Sedih! Guru Agama di Parepare Dipidana Karena Perintahkan Shalat http://yesmuslim.blogspot.com/2017/07/sedih-guru-agama-di-parepare-dipidana.html

Senin, 17 Juli 2017

Wisata Pantai Ketapang Di Aceh Tamiang Desa Bandar Khalifah


BeritaAcehTamiang, SUNGAI IYU — Kalau kita berbicara tentang keindahan dan wisata alam di Negara tercinta kita Indonesia, pastinya tidak akan pernah ada habisnya. Kabupaten Aceh Tamiang pun tak kan kalah pentingnya dan mempunyai lokasi objek Wisata yang banyak untuk bisa anda kunjungi, bukan hanya wisata gunungnya saja seperti Gunung Pandan, Air Tejun 7 Tingkat, Sangka Pane, Kuala Paret dan lain-lainnya.

Akan tetapi Aceh Tamiang juga mempunyai objek wisata pantai namun sayang banyak warga Aceh Tamiang belum banyak mengenal pantai ini atau lokasi tempat wisata pantai ini.

Wisata Pantai Ketapang di Kampung Bandar Khalifah Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang dengan lokasi jarak 35 km dari Kota Kuala Simpang. Wisata Pantai ini mempunyai garis pantai yang panjang dan luas dengan pasir putihnya yang sangat indah sehingga anda tidak akan kecewa jika berkunjung kemari. Wisata Pantai ini mempunyai ombak yang tenang, jadi jadi jika anda membawak anak tidak perlu takut terbawa air, tentu saja pantai santai ini cocok banget untuk kamu yang takut dengan ombak.

Untuk bisa masuk wisata pantai ini tidak diminta tiket, akan tetapi anda harus menyiapkan uang untuk kendaraan untuk menyeberang dengan rakit (Getek) cukup dengan Rp 10.000 pulang-pergi. Sedangkan biaya untuk orangnya gratis, “ingat” anda harus pulang jam 6 sore karena jika sudah malam maka rakit ini tidak beroprasi lagi sehingga kalian terpaksa tidur di dalam hutan nantinya. Perjalanan menuju ke Wisata Pantai Ketapang tidak bisa dilewati dengan kendaraan roda empat dan juga roda tiga.

Akan tetapi tidaklah mudah anda untuk bisa menuju pantai ini, pas depan Pos Kamling Kampung Bandar Khalifah anda akan merasakan jalan yang exstrim atau bahasa kerennya my trip my adventure, karena nantinya anda akan melewati jalan tanah dan berlobang, semak belukar dengan duri yang tajam dan jembatan kayu yang mulai lapuk serta jalan yang nantinya licin jika di musim hujan dan akan berdebu jika di musim panas, barulah anda sampai di Wisata Pantai Ketapang.

Dalam kurun waktu yang lama wisata Pantai Ketapang juga telah banyak berkontribusi baik untuk masyarakat luas penikmat pemandangan alam, maupun untuk masyarakat sekitar khususnya aceh tamiang telah mendongkrak perekonomian masyarakat Kampung Bandar Khalifah. Akan tetapi masyarakat sangat mengharapkan perhatian pemerintah terhadap lokasi wisata pantai ketapang ini.

“Kami sangat berharap akan ada upaya dari pihak-pihak terkait, melalui anggota dewan dan pemerintah untuk bisa mengupayakan agar objek wisata pantai ini dibuat jalan yang baik dan layak yang bisa di jalani kendaraan roda 4 dikarenakan saat ini jangan kan mobil, sepeda motor saja sangat sulit untuk bisa masuk ke lokasi wisata pantai ini kalau usulan kami ini terpenuhi masyarakat pasti ramai untuk datang ke pantai Ketapang ini,jika orang udah ramai datang kemari yang senang juga pemerintah menghasil kan pajak dan pengangguran berkurang karena banyak yang bisa usaha berjualan.

Sumber : http://tamiangnews.com/berita/2017/07/06/ayo-berwisata-ke-pantai-ketapang-bandar-khalifah/

Beli Mobil Ambulans Desa Duit Pribadi, Dua Jempol Buat Datok Penghulu ini!!

Dua Jempol Buat Datok Penghulu ini!!


Datok Penghulu Desa Desa Senebok Dalam Mesjid, Abd Rahman alias Nyak Don, beli Mobil Ambulans untuk kepentingan warganya terhadap akses pelayanan publik di Desanya.
Pantauan langsung jurnalis RUBERNEWS, ke Desa tersebut dan mewawancarai Datok Penghulu Abd Rahman Desa Senebok Dalam Mesjid. “Mobil Ambulans tersebut digunakan sebagai transportasi darurat bagi warga yang sakit secara dadakan harus dibawa ke Rumah Sakit (RS), tidak perlu lagi warga saya meminta Ambulans Puskesmas dengan mengeluarkan uang setelah pakai jasanya. Mobil Ambulans ini warga masyarakat tinggal pakai tanpa bayar”kata Datok Penghulu Desa Senebok Dalam Mesjid, Abd Rahman, Sabtu 15/07/2017.
Datok Penghulu Nyak Don juga memaparkan, demi kepentingan warganya untuk memudahkan akses kepentingan publik sebagai pelayan masyarakat selalu siap mensejahterakan warganya. Kepentingan warga paling utama bagi saya, dibandingkan kepentingan pribadi.
Zul Fahmi ketua Majelis Duduk Setikar Desa (MDSK) Desa Senebok Dalam Mesjid, mengapresiasi Datok Penghulu Desanya. Selama Datok Abd Rahman ini menjadi Datok Penghulu, masyarakat sangat terbantu dan terperhatikan dalam segala hal kepentingan publik, kinerjanya selalu terukur dan atas dasar keputusan bersama setiap program pembangunan di Desa-Desa kami. Sekarang membeli Mobil Ambulans untuk pelayanan masyarakat yang sakit, tanpa pakai biaya transpor seperti pakai Mobil Ambulans Puskesmas seperti biasanya.
“Walaupun Eks Anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Datok Nyak Don sangat piawai dalam memimpin rakyatnya. Siapa bilang mantan GAM tidak bisa jadi pemimpin, Datok Penghulu Desa Senebok Dalam Mesjid, Kecamatan Bendahara ini contohnya. Sangat banyak terjadi perubahan di Desa kami, semenjak beliau memimpin. Berani melawan pemimpin diatas, jika kebijakan merugikan rakyatnya”terang Ketua MDSK Desa Senebok Aceh.
Fauzi perwakilan pemuda Desa menyampaikan, selama Datok Penghulu Nyak Don memimpin Desa Senebok Dalam Mesjid, peningkatan tarap kemajuan pemuda semakin lebih baik. Dalam Anggaran Desa hak-hak Pemuda tidak pernah terabaikan, beliau cerminan pemimpin penuh tanggung jawab serta memiliki pergaulan dan sosialitas tinggi.
“Terima kasih kami dari pemuda dan warga masyarakat Desa Desa Senebok Dalam Mesjid, telah miliki pemimpin yang merakyat ini dan telah berani berkorban harta pribadi demi memenuhi pelayanan publik dengan membeli Mobil Ambulans Desa. Semoga kedepannya tetap menjadi pemimpin kami, untuk kesejahteraan warga Desa kami”tutup Fauzi.

Sumber : http://rubernews.com/2017/07/15/datok-penghulu-kampung-ini-beli-mobil-ambulan-desa-pakai-dana-pribadi/